Kenapa harus malu jadi Pustakawan???

Tuk Pustakawan yang masih malu-malu:

 

 

Kenapa harus malu jadi Pustakawan???

 

Kok aneh???, jelas-jelas gelarnya juga Pustakawan

Kok malu mengaku pustakawan.

Pustakawan itu hebat lho.

 

Tak sedikit yang terbantu oleh Pustakawan

Tak sedikit yang menjadi pintar, karena peran Pustakawan

Tak sedikit yang jadi pejabat, karena peran Pustakawan.

 

Cobalah renungkan, siapa yang setiap hari menggeluti berbagai ilmu,

sampai-sampai hapal bidang ilmu dari mulai karya umum sampai sejarah.

Berapa ratus, berapa ribu, berapa juta bidang ilmu yang telah terbaca.

 

Apa masih malu juga?

Apa masih tidak PD???

Kita ini tercipta sebagai orang pilihan lho….

 

Bukan orang yang jutek

Kutu buku, kuper, kacamata bolor???

Itu sih…..   mungkin dulu, sekarang mah   No Way!!!

 

Pustakawan itu orang nya rendah hati ya….

Tak pernah menuntut orang jadi pintar karenanya

Tak pernah menuntut orang jadi pejabat karenanya.

 

Paling-paling juga ikut bangga, bila aktivisnya menjadi lulusan terbaik

Paling-paling juga ikut senang, bila anggotanya lulus menjadi Sarjana.

Paling-paling juga ikut senang, pejabat terbantu karenanya.

 

Ayo Pustakawan.. bangkitlah, kita ini penerang, penyebar ilmu.

Jangan lah merasa malu menjadi Pustakawan

Bersyukurlah karena kita telah menjadi orang pilihan.

 

 

 

UPT PERPUSTAKAAN UNPAS

Bandung, 27 Oktober 2007 14.45 WIB

3 Komentar

  1. sepakat
    tulisan yang sangat unik
    topik yang mengemaskan
    salam kenal..
    saya juga calon pustakawan…….
    he..he

  2. Dalam konferensi bertajuk Peran Profesi terpenting bagi Perubah Dunia “segala macan ahli bermacam ahli diundang” mereka diharuskan menggelar orasi ilmiah dengan judul peran serta keahlian masing-masing. Berbagai profesi mengemukaakan agumentasi nya bahwa profesi mereka paling berpengaruh bagi perubahan dunia, yang terakhir adalah pustakawan diwakili dari Indonesia beliau cuman mengutip kalimat saja tanpa teks, Begini yang ia katakan, “Semua itu diperoleh di perpustakaan dan sayalah yang mengaturnya”. Kontan seluruh peserta standing applaus tiada hendti mereka sepakat dengan pustakawan ini.

  3. aku setuju sekali mas wibowo, thank atas kunjungnnya


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s