Masyarakat lebih dewasa dalam PEMILU 2009

Mensikapi tontonan dari berbagai stasiun televisi di tanah air berkaitan dengan PEMILU 2009,  nampak sekali suasana panas saling tak mau kalah  dari berbagai parpol, petinggi parpol mengangkat isu DPT sebagai isu sentral untuk tidak mau menerima kekalahan, dengan dalih mengatasnamakan rakyat yang tidak tersalurkan hak pilihnya. Sudah jelas sekali partai yang kalah pada partai sebelumnya dan memaksakkan kehendaknya untuk ikut dalam kontestan PEMILU 2009 tak mendapat sambutan berarti dari masyarakat, bahkan hanya 0.0 sekian suara pemilihnya, hal ini membuktikan bahwa sebagian besar masyarakat merasa tidak terwakili dengan keberadaan partai tersebut. Di lain pihak partai-partai lama perolehan suaranya anjlok tidak sesuai target yang diharapkan, dengan serta merta menyalahkan DPT dan melaporkan berbagai pelanggaran Pemilu, padahal masyarakatpun tahu apa yang telah diperbuat ketika diberikan kesempatan untuk memimpin bangsa, banyak sekali kebijakan-kebijakan yang mengabaikan rakyat atau masyarakat bawah, tetapi dalam kontes kali ini menamakan dirinya ATAS NAMA RAKYAT sampai mengajukan gugatan hukum terhadap KPU dan pemerintah, serta melaporkan kepada KOMNAS HAM karena dianggap telah melanggar hak dasar rakyat.

Menyikapi hal tersebut, ternyata fenomena di masyarakat justru lebih dewasa, banyak tanggapan dari masyarakat baik melalui telepon ke stasiun televisi atau juga melalui berbagai surat pembaca, contohnya di PR hari ini 14 April 2009, banyak sekali saran dari masyarakat berkaitan DPT dengan memberikan solusi yang sangat berarti, tidak seperti petinggi parpol yang senantiasa menyalahkan kesalahan DPT.

Salut dan selamat kepada apresiasi masyarakat Indonesia yang senantiasa menyikapi positif dan dewasa terhadap perkembangan PEMILU 2009, Semoga bangsa ini dapat dipimpin oleh orang-orang yang tulus, berjiwa besar dan pemimpin yang terbaik di negeri ini.

About these ads

2 Komentar

  1. Sudah dimaklumi kalau partai yang berlambangkan hewan dan tanaman kalah begitu, mereka khwatir kalau habitatnya punah gak bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya, apa lagi Perubahan areal hutan menjadi pemukiman,juga Kompetisi antar predator sudah biasa,..hehe

    • he he ada-ada gajah


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.